Warga Tabir Barat Dambakan  Cek Endra Gubernur Jambi

Tim HCE peduli mengevakuasi mobil warga yang terpuruk di perbatasan Desa Ngaol -Desa Sungai Pinang.

MERANGIN –  H Cek Endra Bupati Sarolangun itu ternyata didambakan masyarakat Kabupaten tetangga, hal ini terungkap  media ini dalam sebuah momen  kegiatan Bakti sosial HCE Peduli di Kecamatan Tabir Barat Kabupaten Merangin, Sabtu (11/4/2020) pada perjalanan kedua kalinya menyisir Kecamatan Tabir Ulu hingga Tabir Barat, Selasa (7/4/2020).

Sebuah penyataan yang gamblang terucap dari Efendi, warga Desa Tanjung Beringin Kecamatan Tabir Barat mendambakan sosok Cek Endra untuk Gubernur Jambi periode mendatang.

“Kami mengikuti informasi bagaimana Cek Endra di Kabupaten Sarolangun, pada bidang pembangunan infrastruktur jalan, Merangin kalah dibanding Sarolangun,” ungkapnya.

Efendi menyebut bahwasanya jalan merupakan urat nadi bagi warga yang berdomisili jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten, yang pantas merasakan jalan yang layak dilalui sebagai akses aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Jalan merupakan urat nadi bagi kami,  namun kenyataannya dapat dilihat,  sudah dua periode Bupati Merangin ini belum ada pembangunan jalan di daerah kami,” terang Efendi,

Dengan kenyataan minimnya pembangunan  infrastruktur jalan di daerahnya, Efendi yang didampingi beberapa orang Warga mengatakan mendambakan Cek Endra Gubernur Jambi.

“Kami mendambakan Cek Endra memimpin kami,  Kami harapkan kedepannya Cek Endra menjadi Gubernur Jambi dan Kami yakin bisa membangun Tabir Barat ini,” ucap Efendi penuh harap.

Efendi juga menyebut bahwa tidak ada bantuan Pemerintah Kabupaten kepada masyarakat, semisal dalam bentuk dana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Selain Dana Desa, selama ini tidak ada bantuan atau program Pemerintah dalam membantu ekonomi masyarakat untuk warga Tabir Barat dan di Kecamatan lainnya,” lanjutnya.

“Harapan kami satu satunya dengan Cek Endra, jalan di Tabir barat ini tolong diperhatikan, karena tidak kami dapatkan dalam kepemimpinan Bupati yang sekarang,” pungkas Efendi.

Beranjak dari dusun Sungai Telang Desa Ngaol, dalam perjalanan menuju kota Bangko, tepatnya menjelang ke perbatasan Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Manau, media ini memukan pendakian panjang yang hanya bisa dilalui mobil dobel gardan, sontak saja ditemukan sebuah mobil Triton warna putih terkubur di tengah jalan, dengan bantuan tim HCE Peduli, mobil triton seri terbaru itu berhasil melewati jalan ekstrim tersebut.(tim)