Senin, Aliansi Rakyat Jambi Gelar Aksi Massa di Bawaslu RI dan DKPP, Terkait Laporan Dugaan Kecurangan Paslon 03

Aksi massa itu guna mendesak laporan kasus mobilisasi ASN Merangin dan kades Muaro Jambi, yang melibatkan Paslon 03 Al Haris di Pilgub Jambi, supaya secepatnya diambil alih Bawaslu RI. Aliansi rakyat Jambi menggugat itu juga bakal menggeruduk DKPP RI, meminta komisoner Bawaslu Merangin dan Muaro Jambi dipecat.

***

Julius, koordinator aksi itu menyebutkan sudah memasukkan pemberitahuan aksi ke Mabes Polri dan Polda Metro Jaya, beberapa hari lalu. Aksi akan melibatkan sejumlah massa, dengan memperhatikan protokol kesehatan, Senin 4 Januari 2020, besok.

Misi aksi itu, kata Julius, guna memprotes sikap Bawaslu Merangin dan Muaro Jambi, yang mereka nilai tak transparan mengusut kasus pelibatan ASN dan Kades di Pilgub Jambi.

“Kami akan memohon Bawaslu RI mengambil alih laporan dugaan kecurangan Pilgub 2020 yang diproses Bawaslu Merangin dan Muaro Jambi,”katanya.

Aliansi rakyat Jambi menggugat, lanjut Julius, akan meminta pula supaya Bawaslu RI mengevaluasi kinerja Bawaslu Merangin dan Muaro Jambi. Yang menurutnya telah bekerja tak profesional.

“Kami juga meminta Bawaslu agar memanggil Paslon 03, 15 pejabat Merangin dan sederet Kades Muaro Jambi yang dilaporkan ikut terlibat di Pilgub Jambi,”ujarnya.

Selain Bawaslu, Julius menyebut mereka juga akan berdemo ke DKPP RI.

“Kami akan meminta DKPP memproses dugaan pelanggaran kode etik komisioner Bawaslu Merangin dan Muaro Jambi. Kami mendesak DKPP menjatuhkan sanksi pemecatan,”tegasnya.

Julius mengatakan bakal menyeret komisoner Bawaslu Merangin dan Muaro Jambi itu ke ranah hukum.(*)