Sempat Alot, Akhirnya Dukungan Pemuda Pancasila ke CE-Ratu

JAMBI9.COM – Pleno di perluas ormas paramiliter Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Jambi itu sempat berlangsung alot, Jum’at siang (18/9/2020). Lewat proses demokrasi yang terbuka, sikap politik di Pilgub Jambi itu akhirnya diumumkan mendukung duet Cek Endra-Ratu Munawaroh (CE-Ratu), dikutip dari jambilink.com.

Rapat Pleno XIV (di perluas) itu berlangsung di aula lantai II Grand Hotel, agendanya penentuan arah sikap politik PP Provinsi Jambi di Pilkada serentak 2020.

Selain Adri, selaku komandan MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi dan jajaran, hadir juga As Budianto, Ketua MPO Rusli Kamal Siregar, dan Waka Solihin Hasibuan.

Memimpin sidang pleno, Adri yang tampak gagah mengenakan atasan loreng oranye-hitam itu mengawali pleno dengan mengecek absensi.

Taufan Junaidi, Sekwil MPW PP Jambi membacakan data MPC yang datang ke area pleno.

Hadir 6 ketua MPC tingkat Kabupaten. Dua daerah menginformasi berhalangan hadir, yaitu Bungo dan Kerinci.

Sementara Batanghari dan Tebo dalam perjalanan. Sedangkan kota Sungai Penuh belum memberi kabar.

Adri lantas menyebut rapat pleno quorum.

“Ini sebuah ikhtiar Pemuda Pancasila untuk berkiprah dan terlibat aktif di Pilkada serentak. Mengingat ada beberapa kader PP yang turun berlaga di Pilkada. Makanya, PP perlu bersikap untuk menentukan langkah politik,” jelasnya mengawali pleno diperluas.

Abdul Rasid misalnya, maju di Pilkada Tanjab Timur. Berikutnya adalah Fikar Azami dan wakilnya Yos Adriano juga kader PP.

Begitupula di Pilgub Jambi.Yang maju ini, kata Adri, semuanya adalah anggota PP.

Adri lantas menyebut nama Cek Endra sebagai anggota MPO PP Provinsi Jambi. Lalu Al Haris juga disebut sebagai anggota MPO. Terakhir, Fachrori Umar adalah anggota dewan penasehat wilayah PP Provinsi Jambi.

Kemana arah dukungan, maka diperlukan rapat pleno. Agar keputusan diambil secara demokratis.

“Kebijakan dukungan tidak ada intervensi. Semuanya berlangsung secara demokratis dan terbuka,”ujarnya.

Keputusan harus bulat. Tidak boleh baling. Jika sudah diputuskan, maka, semua pengurus di semua tingkatan, wajib mengamankan rekomendasi pleno.

“Tak boleh antara ketua, wakil, Kabid dan anggota beda-beda. Keputusan harus dijalankan,”ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan mendengarkan pandangan umum atau sikap politik dari MPC. Sikap itu dibacakan secara terbuka. Ada yang mendukung Cek Endra, ada pula Haris, ada juga Fachrori. Tak sedikit juga yang bersikap netral.

Sikap Politik MPC tingkat Kabupaten

Samsul Ridwan, Ketua MPC PP Sarolangun kali pertama yang diminta menyampaikan pandangan. Ia bergegas bangkit dari kursinya dan berjalan tegap menuju podium.

“Sikap abu-abu bukanlah Pemuda Pancasila. Dari sejumlah kandidat, kami melihat CE-Ratu yang memenuhi kriteria untuk didukung. Mudahan yang lain punya pandangan yang sama dengan Sarolangun,”tegasnya, sambil menutup pidato.

Gemuruh tepuk tangan bersahut-sahutan.

Berikutnya Merangin, memilih netral.

Muhammad Yani selaku Ketua MPC Merangin bergegas maju ke podium. Ia menyampaikan pandangan politik MPC Merangin.

“Kami tidak menentukan pilihan kepada tiga kandidat. Kami minta Pemuda Pancasila netral. Inilah hasil rapat pleno dan keputusan yang diambil di tingkat MPC,”tegasnya.

Lanjut ke Kota Jambi. Pandangan politik disampaikan Taufik, Ketua MPC Kota Jambi. Dia bicara blak-blakan.

“Pilihan kami sebetulnya ke Fasha. Tapi, karena beliau gagal maju, maka, kami cenderung mendukung Cek Endra. Demi pengembangan organisasi. Beliau sosok paling peduli bagi kami, PP di Kota Jambi. Saya siap mendukung Cek Endra. Pilihan kami ke CE-Ratu,”ujarnya.

Lalu pandangan politik dari MPC Muaro Jambi, yang dibacakan Aidi Hatta.

“Setelah melakukan kajian mendalam, dan voting di antara pengurus, dari tiga kandidat itu, maka, kami MPC Muaro Jambi mendukung duet Al Haris dan Abdullah Sani,”tegasnya.

Seterusnya sikap dari MPC Tebo, yang dibacakan Bujang Awi.

“Kami tidak bisa menyampaikan sikap dukungan. Kami netral,”katanya.

Bergeser ke Batanghari. Sikap politiknya dibacakan Ketua MPC Batang Hari.

“Sikap kami untuk Pilbup Batanghari ke Yuninta. Untuk gubernur, sikap MPC Netral. Sikap pribadi saya ke Cek Endra,”tegasnya.

Lanjut ke MPC Tanjab Barat. Dibacakan oleh Fery.

“Hasil pleno memutuskan Anwar Sadat di Pilbup Tanjab Barat. Untuk Pilgub kami memilih abstain,”ujarnya.

MPC Tanjab Timur dibacakan sekretarisnya, Rizal Lubis.

“Untuk Pilbup, mohon dukungan untuk memenangkan Abdul Rasid, ketua MPC PP Tanjab Timur,” katanya.

“Sementara untuk Pilgub, kami menyatakan sikap mendukung Cek Endra dan Ratu Munawaroh,” tegasnya.

Sementara, MPC Kerinci mengirimkan foto hasil rapat pleno dukungan Pilgub.

Taufan Junaidi, Sekwil MPC PP Provinsi Jambi membacakan sikap politik MPC Kerinci, yang dikirimkan secara tertulis itu.

“Kami mendukung bapak Drs Haji Cek Endra,”tulisnya.

Sedangkan MPC Bungo dan Kota Sungai Penuh tak hadir.

Adri, ketua MPW PP Jambi menyatakan, ketua MPC Bungo sudah menginformasi via telepon.

“MPC Bungo menjatuhkan pilihannya ke Fachrori Umar,”

Sedangkan MPC Sungai penuh tak menginformasi apapun dan forum pleno menyatakan suaranya abstain.

Dari sikap MPC itu tergambar suara dukungan Pilgub mengarah ke pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh.

Ada 5 daerah yang bersikap mendukung CE-Ratu, yaitu Sarolangun, Tanjab Timur, Batanghari, Kota Jambi dan Kerinci.

Sementara Haris dan Fachrori masing-masing mendapat dukungan satu suara, antaralain Muaro Jambi (Haris) dan Fachrori (Bungo).

Suara abstain datang dari tiga MPC, yaitu Sungai Penuh, Tebo dan Tanjab Barat.

Ketua MPO Rusli Kamal Siregar ikut bersuara. Dalam sambutannya, ia menyebut sebaiknya PP bersikap netral.

“Kita adalah organisasi independen. Kalau kita mengambil sikap, menentukan salah satu calon, bagaimana dengan sikap kawan kita yang mendukung calon lain,?”ujarnya.

“Sebaiknya kembali ke khittah kita. Bersikap netral agar tak terpecah belah. Tapi, jika memaksa PP harus mendukung calon tertentu, saya tidak ikut,”tegasnya.

 

Sikap Politik Badan-badan

Pandangan umum SAPMA dibacakan Wisnu, sekretaris Sapma Provinsi Jambi.

“Kami sepakat pada Pilgub ini bersikap netral,”tegasnya.

Sementara sikap Srikandi dibacakan oleh Eva Juliani, Sekretaris Wilayah Srikandi PP Provinsi Jambi.

“Kami bersikap netral dalam Pilgub Jambi. Tapi, secara pribadi saya mendukung Cek Endra,”tegasnya.

Lanjut sikap komando inti PP, yang dibacakan Burhanudin alias Udin Aceh.

“Sikap kami jelas dan terang, mendukung Cek Endra dan Ratu Munawaroh,”katanya.

BPPH Pemuda Pancasila juga menyatakan sikap, yang dibacakan Monang.

“Kami memilih untuk mendukung Cek Endra,”ujarnya.

Seterusnya sikap lembaga usaha PP Provinsi Jambi, yang dibacakan Navid.

“Kami siap tegak lurus memenangkan CE-Ratu….”tegasnya.

Lembaga Pekerja dan Buruh PP juga menyatakan sikap mendukung Cek Endra.

Terakhir adalah pernyataan sikap politik Ketua MPW Pemuda Pancasila, yang langsung disampaikan oleh Adri SH MH.

Para pentolan pengurus harian ikut berdiri mendampingi pidato Politik ketua MPW Pemuda Pancasila itu.

“Tadi masing-masing sudah menyampaikan pandangan secara demokratis. Inilah dinamika politik di organisasi kita,”kata Adri.

Ia memaklumi dan mengucap terimakasih atas sikap ksatria para pengurus MPC. Intonasi Adri mulai meninggi ketika menyoroti ada sikap MPC yang tak menjalankan pleno.

“Kenapa perlu, karena kita gak tahu bisa saja diantara pengurus MPC ada yang berbeda pandangan. Pleno penting agar jangan salah mengambil sikap. Jangan sampai berbeda-beda. Harus sewarna dari atas hingga bawah,”jelasnya.

Mengacu pada hasil pandangan umum, Adri menyampaikan sikap politik MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi.

“Saya selaku ketua, setelah mendengar dan melihat, saya harus mengambil langkah tegas, ini demi kepentingan organisasi. Saya sudah istikhoroh dan mendapat restu dari pimpinan pusat. Kami MPW PP Jambi mengambil keputusan mendukung Cek Endra dan Ratu Munawaroh,”tegasnya.

“Saya siap dengan resiko apapun juga,”

Pekik “Pancasila Abadi” langsung bergemuruh. Bersahut-sahutan dari aula grand hotel itu. (*)