Ratusan Warga Desa Mentawak Ulu Jadi Peternak Sapi Program P2D Bupati Sarolangun

Foto : Ternak sapi P2D , Badar-warga Desa Mentawak Ulu Kecamatan Air Hitam

Bantuan dana program Percepatan pembangunan desa (P2D) Bupati Sarolangun terbukti membantu menambah penghasilan masyarakat desa se Kabupaten Sarolangun. Seperti di Desa Mentawak Ulu Kecamatan Air Hitam, ratusan warga sudah menjadi peternak sapi berkat program unggulan Pemkab Sarolangun ini.

****

Program P2D Bupati Sarolangun terbukti telah membantu dalam peningkatan ekonomi masyarakat, program ini sudah berlangsung 7 tahun, seperti halnya di Desa Mentawak Ulu.

Kepala Desa (Kades) Mentawak Ulu Kasiran menyebut pengelolaan dana program P2D tahun ini difokuskan pada peternakan sapi yang dikelola oleh warga desa, berbeda dengan tahun sebelumnya, dana P2D digunakan untuk pembelian bibit jeruk lemon.

“Tahun 2019 yang lalu kita belikan pada bibit jeruk lemon untuk dibagikan kepada warga, jumlahnya 3000 batang, tahun ini dimanfaatkan untuk pembelian sapi sebanyak 18 ekor yang dibagikan pada warga yang mewakili warga 18 RT di 5 dusun,” kata Kades Kasiran, Rabu 28 Oktober 2020.

Lanjut Kades, beberapa tahun pada periode Kades sebelumnya dana bantuan program P2D di Desa Mentawak Ulu juga telah digelontorkan pada peternakan sapi, jika dikalkulasikan hingga tahun ini diperkirakan sudah ratusan warga yang menjadi peternak sapi dari bantuan program P2D.

“‘Dari awal digelontorkannya program P2D Bupati Sarolangun, di Desa Mentawak Ulu dimanfaatkan untuk ternak sapi, cuma tahun 2019 untuk bibit jeruk lemon, hingga sekarang sudah ratusan masyarakat menjadi peternak sapi program P2D,” ungkap Kades Kasiran.

Kades sempat membeberkan aturan tekhnis pengelolalaan ternak sapi P2D, yang disepakati dan dilaksanakan para warga desa yang menerima bantuan pengelolaan sapi P2D.

“Setiap Induk sapi dikelola orang pertama sampai beranak satu kali, selanjutnya anak sapi digulirkan kepada warga lain. Pengelola pertama berhak memiliki sapi yang dikelola hingga beranak seberapa mungkin, dan begitu seterusnya,” urai Kades.

Antusiasme masyarakat dan terima kasih warga tak terkira atas program P2D, warga juga meminta program ini terus digelontorkan.

“Masyarakat sangat antusias dengan bantuan sapi P2D dan harapan masyarakat program ini terus digulirkan, karena terbukti sangat membantu,” terang Kades.

Pada masa sulit atau normal sekali pun, masyarakat jelas merasa terbantu dengan bantuan Bupati Sarolangun ini, karena untuk menambah penghasilan dengan beternak sapi dalam mencapai peningkatan ekonomi dibutuhkan modal yang besar.

Foto : Sapi P2D, Boiman Mentawak Ulu

Hal ini senada dengan yang diungkapkan Badar, salah satu warga Desa Mentawak Ulu penerima bantuan ternak sapi P2D.

“Program P2D ini sangat membantu, karena kalau mau beli saya gak punya duit, dengan bantuan ini saya jafi punya ternak sendiri,” ungkap Badar.

Terkait hal ini, Camat Air Hitam Bustra Desman membenarkan bahwa masyarakatnya, termasuk warga Mentawak Baru sudah banyak terbantu dengan bantuan dana P2D, program unggulan Bupati Sarolangun.

“Masyarakat kita bukan hanya penerima dana bantuan pemerintah pusat, masyarakat kita lebih banyak terbantu dengan program P2D Bupati Sarolangun, ratusan warga sudah menikmati manfaat langsung program unggulan ini,” kata Camat, Rabu 28 Oktober 2020.

“Kita sudah memetakan, penerima manfaat bantuan dana P2D sudah merata di setiap desa,” pungkas Camat. (*)