Ramli Taha Tokoh Kerinci Merapat ke CE-Ratu

Foto : H. Cek Endra dan Ramli Taha Bersalaman Erat
Foto : H. Cek Endra dan Ramli Taha Bersalaman Erat

JAMBI9.COM – Menepi dari gelanggang Pilgub Jambi, Ramli Taha, Presiden Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Indonesia merapat ke barisan Cek Endra-Ratu Munawaroh Zulkifli. Ia memboyong sederet loyalis dan keluarga besar entitas Kerinci perantauan.

Dilansir dari Media jambilink.com (Media partner jambi9.com), Cek Endra bertandang ke rumah Ramli Taha, di Jambi, Sabtu 25 Juli 2020. Ia dijamu dengan amat istimewa. Ahlul bait menyuguhkan makan malam dengan menu khas Kerinci.
Hal yang sama dilakukan Ratu Munawaroh Zulkifli pada awal bulan lalu, Ratu sudah sowan duluan ke rumahnya.

HCE -RTH Lawatan ini mengisyaratkan dukungan politik entitas Kerinci perantauan ke barisan CE-Ratu. Bukan sebatas isyarat sebetulnya, mantan anggota MPR era Orde Baru ini bahkan terang-terangan menyatakan dukungannya ke pasangan CE-Ratu.

“Jangan ada lagi yang dua kaki. Mulai malam ini, semua yang hadir di sini satu kaki…,” pekik Ramli Taha, lugas, tegas.

Ramli Thaha langsung menguraikan iatilah Dua kaki yang dimaksudkannya.

Ketika berniat turun berlaga di Pilgub Jambi, Ramli disokong penuh entitas Kerinci perantauan. Pentolan organisasinya menjadi tim inti. Ramli baru tahu, rupanya tak sedikit koleganya juga pendukung Cek Endra.

Ramli misalnya, menyebut nama orang dekatnya, Akmal Khatab, yang satu sisi berada di barisan Ramli, sisi lain juga mendukung Cek Endra.

“Banyak tim dan pendukung saya, rupanya juga mendukung Cek Endra. Malam ini saya tegaskan, yang awalnya bermuka dua, sekarang satu muka,” katanya.

HCE -RTH Dengan mengangkat tangan yang terkepal, Ramli lantas memekik lantang,

“Ke siapa kitaaaaaa..????”

“CE-Ratu….”

Suara itu bersahutan, menggema-gema dari teras rumah Ramli tersebut.

Ramli lantas melempar guyon. Ia bukannya lari dari gelanggang pilgub. Tapi, karena hal ini.

“Saya gak punya partai. Gak sanggup lawan CE. Yang ketua Golkar. Yang didukung PDIP. Yang sudah punya pendamping. Dak sanggup kito…,” selorohnya.

Seisi ruangan langsung tergelak-tawa.

Ramli mengakui, ada beberapa kandidat yang berusaha mendekatinya. Beberapa bahkan mengirim utusan kepadanya. Mereka hendak menaklukkan sang advokat itu, untuk masuk barisan.

Tapi, pertahanan Ramli sulit dijebol. Lewat diskusi panjang, setelah mendengar masukan-masukan dari sesepuh Kerinci, Ramli akhirnya membuat keputusan. Tegak lurus di belakang duet CE-Ratu.

“Ayo kita sukseskan Cek Endra…” teriaknya, berapi-api.

Ramli tak sudah-sudahnya menyanjung Cek Endra. Ia sampai menyebut baru CE-Ratu yang bertandang langsung ke rumahnya. Ini yang membuatnya terharu.

“Saya dan keluarga besar Kerinci akan membantu Cek Endra dengan tulus ikhlas. Beliau bukan orang asing bagi kami. Dia sudah seperti keluarga bagi warga Kerinci,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, tokoh yang dikenal dengan inisial RTH itu menitip pesan ke Cek Endra.

“Saya punya tim solid pak. Mereka loyalis saya. Saya hibahkan untuk menjadi pasukan elit yang akan membantu pemenangan CE-Ratu,”

Applaus tepuk tangan bersahut-sahutan.

RTH kemudian memanggil para loyalisnya itu maju ke depan. Mereka lalu berfose bersama Cek Endra. Hangat. Penuh semringah. Dengan mengangkat jari yang membentuk huruf C, tentunya.

Dukungan itu bak infus bagi Cek Endra. “Saya seperti mendapat darah baru malam ini. Sangat bahagia sekali..,”sapanya, mengawali sambutan.

Tanpa sungkan, Bupati Sarolangun itu bilang begini.

“Saya bukan saja melamar pak Ramli Taha, tapi, juga bapak semua. Keluarga besar Kerinci. Mohon bantu sayo…,”ujar Cek Endra, dalam logat bercampur melayu.

“Apakah Siapppppp…”teriak Cek Endra.

Seisi ruangan kompak menjawab “Siappppp….”

Cek Endra tersenyum lebar. Air mukanya cerah. Ia tampak bahagia.

“Saya juga siap lahir bathin membangun Jambi,” ujarnya.

Cek Endra lantas cerita panjang lebar tentang ikhtiarnya kedepan. Ia misalnya, ingin menengok anak-anak Jambi menjadi tuan di rumah sendiri.

“Saya sedih. Anak-anak kita hanya menjadi kuli angkut dan pekerja kasar di perusahaan-perusahaan besar. Kedepan, SDM kita mesti menjadi pemimpin dan pekerja elit,” katanya.

Ia juga akan meningkatkan kesejahteraan honorer, dengan menggaji mereka minimal dengan standar UMR.

HCE-RTH Persamuhan itu diakhiri dengan senandung lagu. Sahibul bait menyiapkan orgen untuk menghibur tetamunya.

Cek Endra diminta menyanyi. Ia beranjak dari kursinya dan langsung membawakan lagu berjudul “Aku Cinta Kamu”.

“Lagu ini saya persembahkan buat keluarga saya warga Kerinci,”katanya, tersenyum.

Lantunan musik bertalu-talu. Ramli dan koleganya ikut berdiri. Mereka mengerumuni Cek Endra, sambil berjoget riang.

Giliran sang tuan rumah menyanyi. Dialnjutkan emak-emak HKK.

Acara ditutup dengan swafoto. Kali ini, Ramli secara terang mengangkat jari yang membentuk huruf C, simbol Cek Endra.

Ia mengiringi Cek Endra hingga menuju kendaraan, sambil melempar tabik. (*)