Masa Pandemi Covid-19, Ini Jurus CE-Ratu

Masa Pandemi yang belum tahu kapan habisnya, terbukti telah berefek pada sektor ekonomi masyarakat, kehidupan sosial dan sektor lainnya, tak terkecuali di Provinsi Jambi. Efek pandemi covid-19 ini adalah tantangan yang merupakan suatu problem yang harus diselesaikan Gubernur Jambi terpilih kedepan.

***

Pertumbuhan ekonomi turun di triwulan pertama tahun 2020: 1,65 % dibandingkan tahun 2019 yang lalu pada triwulan I mencapai 4,69 %. Sehingga jika tidak ada kepemimpinan yang kuat, maka bisa menyebabkan Jambi masuk dalam ekonomi yang suram dan penuh ketidakpastian.

Menanggapi kondisi ini, Calon Gubernur Jambi Cek Endra (CE) optimis dengan kepemimpinan yang efektif bisa mengatasi tantangan pandemi covid-19 ini.

Ia menyadari peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur dasar berjalan pelan dan tidak efektif, pertumbuhan sektor riil melambat bahkan nyaris terhenti, pendapatan masyarakat menurun, pengangguran dan kemiskinan bertambah, kehidupan sosial kita goncang dan penuh kecurigaan, kinerja aparatur pemerintah terganggu, pendidikan mulai kehilangan orientasi dan banyak dampak lain yang terus menghantui kita.

“Jika situasi ini berlangsung lama tanpa penanganan yang tepat, tentunya kita semua khawatir akan suramnya masa depan Jambi yang kita cintai ini,” kata CE, dikutip dari laman media jambilink.com.

Namun, pemerintah memiliki tanggung jawab dan peran terdepan untuk memastikan daerahnya tidak sedang menuju masa depan yang suram. Daerah memerlukan kepemimpinan efektif yang memiliki visi yang tegas dan misi yang jelas dalam keberpihakannya untuk membawa Provinsi Jambi ini, agar siap menghadapi tantangan zaman yang berat ini.

“Jambi Cerah 2024 adalah pencapaian akhir yang sungguh-sungguh kami inginkan terwujud di Provinsi Jambi. Kita harus punya ketersediaan pangan yang memadai. Lahan-lahan tidur harus dijadikan lahan produktif dengan komiditi pangan sesuai potensi lokal. Pemerintah akan dorong dan memfasilitasi pemanfaatan potensi lahan tidur ini untuk menambah ketersediaan stok pangan kita di daerah,” kata CE memberikan solusi.

Cagub yang berpasangan dengan Ratu Munawaroh ini mengatakan infrastruktur kita harus terawat dengan baik, jalan-jalan strategis provinsi yang ada disemua kabupaten kota harus kita pastikan tidak ada lagi yang rusak dalam waktu lama, bahkan kita pastikan jalan provinsi tersebut dalam keadaan nol lobang.

“Tingkat Pengangguran dan kemiskinan harus bisa berkurang, salah satunya dengan kegiatan padat karya yang dapat menyerap tenaga kerja, orang punya pekerjaan dan penghasilan,” katanya.

Stimulus lainnya kata cagub yang diusung Golkar-PDIP ini Kelompok kreatif di tiap desa, diberikan stimulan Duta Desa (Dua ratus juta per desa) untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat desa, kegiatan seperti ini sudah dilakukan CE selama tujuh tahun di Kabupaten Sarolangun, yang terbukti membantu masyarakat. (*)