Lampu Merah Tengah Kota Sarolangun Mati, Lalu Lintas Semraut

JAMBI9.COM – Pengendara yang melintas di tengah kota Sarolangun harus ekstra hati-hati.
Lampu merah (Traffic Light) Jalan Lintas Sumatera di jantung kota Sarolangun itu mati (tidak menyala.red).

Kondisi ini dikeluhkan warga yang melintas, karena lalu lintas menjadi semraut, tidak teratur, apa lagi pada saat jam-jam padat.

Menurut pengamatan media ini bahkan tidak ada pengaturan lalu lintas dari pihak terkait.

Kondisi yang sudah berlangsung lama ini menuai tanggapan kritis dari warga Sarolangun, menurut sumber yang enggan ditulis namanya mengatakan, seharusnya dalam kondisi lampu merah mati karena rusak atau dalam perbaikan, ada pengaturan lalu lintas dari pihak terkait.

“Kalau lampu rusak atau dalam perbaikan, pihak terkait harus turun tangan mengamankan lalu lintas,” kata sumber yang merupakan tokoh masyarakat Sarolangun.

Terkait hal ini, Syahrudin Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Sarolangun menyebut pihaknya sudah berupaya mencarikan solusi untuk memperbaiki lampu merah yang rusak tersebut, saat ini sengaja dimatikan, menunggu perbaikan dari tekhnisi khusus lampu lalu lintas.

“Kita sudah berupaya dan telah melaporkan hal ini kepada Balai besar jalan nasional Provinsi Jambi,” kata Kadis, Selasa siang 22 Desember 2020.

“Dimatikan sementara oleh tim dari Balai Provinsi Jambi sejak beberapa hari yang lalu, menjelang alatnya datang,” lanjut Kadis.

Keadaan ini tentu mengharuskan pengendara ekstra hati-hati, untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dari pantauan media ini, hingga berita ini diterbitkan, kondisi jalan yang semraut masih berlangsung, bahkan terlihat beberapa  pengendara yang terhenti di tengah jalan, menunggu kondisi aman untuk melanjutkan berkendara. (*)