KPU Sarolangun Lakukan Rapid Test Bagi Penyelenggara Pilgub Jambi 2020

Rapid test PPDP
Foto : Petugas sedang melalukan rapid test anggota PPDP

JAMBI9.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun melakukan rapid test bagi para Penyelenggara Pilkada yang tersebar di seluruh Kecamatan se Kabupaten Sarolangun dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi tahun 2020, Rabu (08/07/2020).

Pelaksanaan rapid test tersebut bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Sarolangun yang dilakukan selama tiga hari, dimulai pada 08 Juni hingga 10 Juli 2020, yang dibagi sebanyak tiga tahapan.

Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri mengatakan bahwa semua biaya pelaksanaan rapid test tersebut ditanggung langsung oleh KPU RI.

“Anggota PPDP dan Sekretariat PPK yang di-rapid test tidak dipungut biaya, semua biaya yang dikenakan ditanggung langsung oleh KPU RI sesuai dengan kontrak kerja,” kata Muhammad Fakhri.

Ketua Muhammad Fakhri menyebut pelaksanaan rapit test pada tahapan pertama dilakukan pada Rabu 08 Juli 2020, sebanyak 734 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih ( PPDP) dan 80 anggota PPK dan Sekretariat PPK jalani rapid test bertempat di 16 Puskesmas yang ada di kabupaten Sarolangun.

“Tahapan kedua itu jadwal PPS dan Sekretariat PPS sebanyak 948 orang, akan menjalani rapid test pada tanggal 09 Juli 2020, di puskesmas masing-masing,” tambahnya.

Sedangkan untuk tahapan ketiga, pelaksanaan rapid test dilakukan bagi anggota KPU Sarolangun dan Sekretariat sebanyak 44 orang, pada tanggal 10 Juli 2020 bertempat di Kantor KPU Sarolangun.

Fakhri menjelaskan dengan dilakukan rapid test tersebut jika ditemukan ada yang reaktif bagi anggota KPU dan Badan Ad-hoc maka akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing. Sedangkan untuk petugas PPDP, jika ditemukan ada yang reaktif rapid test maka akan dilakukan pergantian, karena masa kerjanya hanya satu bulan mulai tanggal 15 Juli 2020 sampai 13 Agustus 2020 mendatang.

“Kita harap penyelenggara pilgub Jambi yang diselenggarakan pada 09 Desember 2020 bebas dari penularan virus corona, sehingga pelaksanaan semua tahapan pilgub berjalan dengan lancar dan kedepannya penyelenggara pemilu akan tetap melaksanakan protokol kesehatan covid-19,” tutup Muhammad Fakhri. (gus)