Hingga Peringatan Pertama, Surat Bupati Sarolangun Masih Dikangkangi PT. APTP (Agrindo)

Foto : Mediasi PT. APTP Benerapa Bulan Lalu di Kantor Bupati Sarolangun

JAMBI9.COM- PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa (APTP /Agrindo) Masih mengangkangi hasil mediasi dan peringatan Bupati Sarolangun terkait Hak Guna Usaha (HGU) Agrindo yang habis masa berlakunya, masih beroperasi hingga surat peringatan pertama.

Dari penelusuran jambi9.com Agrindo terkesan mengangkangi bahkan melakukan pembangkangan terhadap surat Bupati Sarolangun dan tidak mengindahkan kesepakatan mediasi dengan masyarakat.

PT. APTP mengangkangi Surat Bupati Sarolangun tanggal 19 Desember 2019 perihal Legalitas IUP Budidaya PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa, surat tersebut menyatakan Pihak Pemkab Sarolangun belum menerima bukti penyerahan lahan seluas +-300 ha dari HGU PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa yang diklaim oleh warga Sarolangun.

Disebutkan dalam berita acara bahwa PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa bersedia mengeluarkan tanah seluas +-300 ha yang diklaim oleh warga Sarolangun dari permohonan perpanjangan Hak Guna Usaha, yang tertuang dalam Berita Acara Nomor : 4x/xx/Pem/VIII/2019, namun hal ini belum dilakukan.

Selanjutnya dalam Surat Bupati Sarolangun nomor : 188/… tanggal 21 Februari 2020 dalam hal Legalitas IUP (Izin Usaha Perkebunan) PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa, diantaranya memuat bahwa PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa belum memfasilitasi kebun masyarakat seluas minimal 20%, juga belum dilakukan.

Foto : Unjuk Rasa Warga Sarolangun di Kantor APTP Beberapa Bulan yang Lalu

Bukan itu saja, PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa belum melaksanakan ISPO sesuai dengan Permentan Nomor 11 Tahun 2015, dan belum menyampaikan laporan perkembangan usaha semester II Tahun 2019.

Yang terbaru, PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa terkesan cuek terhadap Surat Bupati Sarolangun tanggal 18 Mei 2020, Perihal Peringatan I (Pertama), hingga berita ini diterbitkan, diketahui semua surat Bupati Sarolangun tidak dijawab oleh pihak PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa.

Menanggapi hal ini, Mashadi, Regional Office Manager PT. Agrindo Panca Tunggal Perkasa, mengklaim tidak mengangkangi hasil mediasi dan Surat Bupati Sarolangun.

“Perlu kami koreksi, APTP tidak kangkangi hasil mediasi..,” sebut Mashadi, Rabu (3/6/2020) melalui akun whatsapp-nya.

Mashadi mengaku sudah mengeluarkan tanah seluas +-300Ha dari permohonan perpanjangan HGU.

“APTP sudah mengeluarkan tanah seluas +-300 ha dari permohonan perpanjangan HGU, sudah diukur oleh pihak BPN,” terang Mashadi.

Lagi-lagi ungkapan Mashadi bisa dikatakan tidak benar, menurut sumber media ini jawaban Mashadi tersebut adalah bohong karena tidak ada bukti dan tidak sesuai fakta.

“Jawaban Mashadi itu tidak benar, itu bohong karena tidak menunjukkan bukti dan legalitasnya, hingga saat ini tidak satu pun Surat Bupati Sarolangun dibalas APTP,” ucap sumber. (gus)