Hari Pertama Puasa, Pengunjung Pasar Atas Keluhkan Bau Busuk Sampah

SAROLANGUN – Bau busuk yang menyengat, ditambah lagi kondisi macet di simpang tiga, tepatnya di tengah pasar ini menambah keluhan pengunjung pasar dan juga pedagang.

Keadaan ini menimbulkan pertanyaan para pengunjung yang terdengar mengeluh di samping tumpukan sampah dan sempitnya persimpangan pasar dan jalan lainnya seakan tertutup dengan motor ojek yang mangkal di badan jalan, mana petugas kebersihan, mana keseriusan Dinas Perkim Sarolangun.

Kesemrautan semakin nampak,  seakan pengangkutan sampah pasar ini kurang diurus dengan serius. Bermacam komentar ditemui diantara para pedagang dan pengunjung, ini diantaranya.

“Ya, sering seperti ini, kadang kadang kami susah menarik nafas, bila busuk sampah sangat menyengat hidung, kadang sampah cepat diangkut, kadang ya seperti ini,” kata Ibu Pedagang di sekitar persimpangan, Jum”at siang (24/4/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pantauan jambi9.com, badan jalan di tengah simpang tiga pasar itu pun sudah banyak yang tidak beraspal dan dalam kondisi berlobang, semakin terlihat ketika usai diguyur hujan.

“Katanya pasar ini mau dibangun, tapi nampaknya belum juga,” ujar pengunjung pasar, yang diketahui bernama Zubaidah, dan banyak lagi suara para pengunjung pasar maupun pedagang yang dapat dikatakan mengeluhkan keadaan ini.

Terkait persoalan ini, pihak Dinas Perkim yang membidangi pekerjaan sampah ini sampai berita ini diterbitkan belum bisa dihubungi.

Namun dari penelusuran media ini, hari ini bukan hari libur, jadi seharusnya petugas kebersihan tetap bekerja, sesuai yang dikatakan salah seorang pegawai Dinas Perkim Sarolangun.

“Tadi pagi pegawai yang membidangi urusan dan pekerjaan sampah pasar, datang pada apel pagi, masalah sampah pasar itu urusannya”, kata BK, pegawai Perkim Sarolangun.(Abah Agus)