Hari Kedua Lebaran, Wisata Danau Sipin Jambi Ramai Pengunjung

Destinasi wisata Danau Sipin, Kota Jambi

JAMBI9.COM -Destinasi wisata Danau Sipin Kota Jambi di hari kedua Lebaran Idul Fitri kian ramai, Senin (25/5/2020) walaupun pasien positif Covid-19 di Jambi kian bertambah, terlihat para pengunjung memakai masker layaknya melindungi diri pada fase pandemi ini.

Dikutip dari laman jambiseru.com media partner jambi9.com, Tukang ketek, Heri, menyebutkan, bahwa di hari kedua ini pengunjung ramai, beda dibanding hari sebelumnya.

“Ini rame lah, ketek aku sudah tigo kali putar balek. Sekali putar 30 menitan. Dengan biaya dewasa Rp 10 ribu, anak-anak Rp 5 ribu,” katanya.

Sementara, penjaga parkir, Maskur, mengatakan, wisata danau sipin hari ini ratusan pengunjung yang datang, pengahasilannya pun juga lumayan.

“Hari ini lumayan lah, ratusan pengunjung yang datang. Duitnyo lumayan lah,” ujarnya.

Maskur menambahkan, hari ini pun ketek banyak yang beroperasi dikarenakan pihaknya sudah membuat jembatan kecil untuk masuk ke ketek.

“Sekarang kan banjir, jadi dibuat lah jembatan kecik untuk masuk ketek,” tambahnya.

Salah satu pengunjung wisata Danau Sipin, Rio, mengungkapkan, ia sebenarnya takut dengan virus Corona Disease 2019 (Covid-19). Namun, dikarenakan dia bosan di rumah, jadinya ia pergi untuk menyenangkan pikirannya.

“Sebenarnyo takut dengan corona, tapi lah suntuk nian di rumah. Jadi aku butuh refresig lah untuk menenangkan hati dan pikirin,” ungkapnya.

Menariknya, ternyata di tengah wabah Covid-19 pengelola wisata Danau Sipin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini dikatakan tukang ketek, Ujang, ia menyebutkan bahwa di tengah wabah virus corona ini, pihaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Kami tetap ada protokolnya dengan cara menghimbau untuk pengunjung dengan jaga jarak,” ujarnya.

Selain mengimbau untuk jaga jarak, Ujang juga menyebutkan, di keteknya biasanya memuat 15 kursi, dan saat ini karena wabah Corona, pihaknya mengurangi jumlah kursinya.

“Biasonyo kito tarok 15 kursi, sekarang kito tarok cuman 8. Untuk ruang pengunjung jaga jarak,” tambahnya. (*)