dr. Bambang Hermanto Direktur RSUD HM. Chatib Quswain Dampingi BNNP Jambi Tinjau Keunggulan Panti Rehabilitasi Narkoba Sarolangun

dr. Bambang Hermanto, M. Kes

JAMBI9.COM – Badan Narkotika Nasional Provinsi( BNNP) Jambi meninjau Panti Rehabilitasi Narkotika Psycotropica dan Zat Adiktif (Napza) .Kabupaten Sarolangun, Kamis (18/6/2020).

Kepala BNNP Jambi Brig. Jen. Pol. Dwi Arianto, S. Ik, M. Si didampingi Direktur Rumah Sakit HM. Chatib Quzwain dr.Bambang Hermanto, M. Kes langsung melakukan pengecekan fasilitas, sarana dan prasarana.

“Kunjungan BNNP Jambi ini dalam rangka kunjungan kerja Kepala BNNP Provinsi Jambi untuk meninjau pusat rehabilitasi Napza bagi korban penyalahgunaan narkoba,” kata Bambang Hermanto.

Bambang Hermanto menyebut dalam kunjungan kerja ini, BNNP Jambi melihat kesiapan fasilitas, sarana dan prasarana hingga Kelengkapan layanan tempat rehabilitasi tersebut.

“Pada prinsipnya kami sudah siap,” kata Bambang Hermanto.

Lanjut Bambang Hermanto, Panti rehabilitasi Napza Sarolangun merupakan tempat rehabilitasi pertama dan satu satunya yang berada di Kabupaten Sarolangun, mempunyai keunggulan berbagai fasilitas layanan seperti fasilitas ruang rawat inap hingga suite room.

Keunggulan lainnya, tempat ini memiliki klinik dengan akan dibukanya fasilitas farmasi dan laboratorium dalam lokasi terpadu serta dokter dan perawat jaga 24 jam.

Secara keseluruhan, saat ini napza dapat menampung 8 pasien dan akan terus dilakukan pengembangan.

“Kami tidak hanya memberikan terapi adiksi, juga memberikan layanan terpadu sesuai kebutuhan dan kenyamanan klien,” terang Bambang Hermanto.

Dengan menggunakan metode pelayanan pendekatan holistic seperti pendekatan medis, psikologi hingga pendekatan spritual, akan semakin meningkatkan kenyamanan pasien.

Dengan fasilitas dan program di Napza memberikan ketenangan dan kenyamanan pada pasien, sehingga pasien dapat fokus terhadap penyembuhan diri dari ketergantungan narkoba.

“Semua ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah daerah Sarolangun dalam menyelamatkan generasi masa depan bangsa terhadap bahaya narkoba,” pungkas Bambang Hermanto. (gus).