Diskusi Santai Bareng Milenial Cerah Singkut, P2DK Sangat Digandrungi

Warung Padang Samba Lado mendadak ramai malam itu, Sabtu 9 November 2020, disitu Gerry Tri Satwika mewakili Sang Ayahanda, Drs. Cek Endra dan pberdama  tim Korkab CE-Ratu Kabupaten Sarolangun menyambangi para Milenial Singkut dalam diskusi santai, mengalir hangat dalam bincang bagaimana peran Milenial dalam pembangunan daerah, hingga mengupas program ekonomi kerakyatan Cek Endra, P2DK.

****

Lantunan lagu Windy, milenial perempuan Singkut mengalun merdu menjelang persamuhan itu dimulai, di sela itu acara dibuka dengan sambutan Hendra, ketua panitia.

“Walau pun cuaca hujan dan mendung , namun hati kami milenial singkut tetap cerah,” kata Hendra.

Astreanto, Sang moderator memulai diskusi, bak seorang presenter, mengarahkan diskusi, anak muda harus berani mengambil keputusan, anak muda harus manfaatkan peluang, anak muda harus melek politik dan Milenial harus mengambil kesempatan.

Tak lama, Gerry, Putra kandung Calon Gubernur Cek Endra berdiri di tengah para Milenial, memperkenalkan diri dan menyampaikan niat tulus Sang Ayahanda maju pada kontestasi Pilgub Jambi.

Gerry, adalah sosok entrepeneur muda, seorang magister, sudah 10 tahun berkecimpung di dunia usaha, dan memiliki partner bisnis sejak di bangku kuliah, Ia menyebut turun di arena politik karena saatnya anak muda harus melek politik dan harus maju.

Para Milenial Cerah mendengar takzim, namun harus sabar menahan uneg-uneg yang berkecamuk di pikiran, tetkait peluang dalam mengambil peran.

Para tim Korkab CE-Ratu, ikut ambil peran dalam diskusi santai ini. Ahyar, Nando Firdaus, Bang Aman, dan Almudasir, mereka berpengalaman di bidangnya, juga malang melintang di organisasi.

“Jangan malu, kita harus berani tampil, kita harus manfaatkan peluang,” kata Ahyar.

Nando Firdaus, anak muda jebolan sarjana politik Hubungan Internasional. Nando punya semangat baja, berperan di panggung politik, berniat mengakomodir dan men-“support” para milenial ke bidang usaha ekonomi kreatif.

Diskusi hangat, sambil menikmati
hidangan kuliner “Kebab” hasil usaha ekonomi kreatif, Taufik, Milenial Cerah Singkut.

Muhammad Saman. AB, dengan kebolehannya, bicara bak motivator, Ia berprinsip segala pekerjaan harus ditekuni dengan baik.

Tokoh masyarakat Sarolangun yang akrab disapa Bang Aman ini mengurai program unggulan Cek Endra, program ekonomi kerakyatan P2DK, para milenial menyimak dan aktif menanggapi.

“Kita harus punya niat, bukan sekedar tekad, jeli memanfaatkan peluang,” ucap Bang Aman.

Langsung saja, Bang Aman memaparkan segala hal manfaat program P2DK, yakni program percepatan pembangunan desa dan kelurahan, sangat membantu masyarakat dalam peningkatan ekonomi dengan bantuan Rp. 200 Juta per desa/kelurahan  setiap tahun.

Program ini sudah berlangsung 8 tahun, masyarakat 158 desa/kelurahan sudah terbantu dengan program ini, ke depannya akan menyentuh para anak muda yang berperan pada usaha ekonomi kreatif, memanfaatkan program ini menjadi entrepener muda.

Pemaparan program ini bersambung ke kupasan Almudasir, sosok pemuda yang malang melintang mendampingi program Serjusade hingga program P2DK Bupati Cek Endra.

Program serupa akan dibawa CE-Ratu ke Provinsi Jambi, para milenial harus manfaatkan peluang ini.

“Kita harus bisa memanfaatkan bantuan pemerintah, ayo ambil peluang ini,” seru Bang Aman.

Siaaap … ! kata para Milenial serentak..

Setiap sesi, Astreanto tampil menggoreng semangat para milenial

“Kita hari ini harus menngambil keputusan, kita bangga hari ini ada orang Sarolangun mengambil keputusan maju menjadi calon gubernur, Dia lah Cek Endra !,” ujarnya.

“Anda bangga Bupati Cek endra?
Anda bangga Pak CE menjadi Gubernur Jambi ?

Anda siap mendukung Cek Endra Gubernur Jambi?

Pertanyaan beruntun Astrranto dijawab serentak dengan semangat para muda itu.

“Siaaap… jawab para milenial serentak”

Ketertarikan para milenial pada P2DK nampak jelas, para milenial bergantian menanggapi dan bertanya, diantaranya Junaidi anak muda Desa Siliwangi, Windy, Zainul Aripin putra Desa Payo Lebar, mereka sangat berminat mengambil peluang dan menggandrungi P2DK.

Dalam persamuhan ini, Gerry tak kalah piawainya, Ia bicara potensi komoditi perkebunan Sarolangun yang belum tergarap maksimal, menurutnya masyarakat Sarolangun jangan hanya puas dengan menjual barang mentah ke luar daerah, harus diciptakan inovasi baru, bagaimana membangun industri hilir (Pengolahan komoditi menjadi produk siap guna)

“Sarolangjnvpunya banyak potensi, diantaranya Sawit, karet, kopi batang asai, pinang dan lahan pertanian yang subur,” kata Gerry.
khususnya…

“Kenapa tidak garap kesempatan ini?,” ujarnya.

“Kita tentu setuju dengan Pak CE berhajat menjadi Gubernur Jambi, Ia akan membangun industri hilirnya, selama ini komoditi hanya lewat saja, dijual dalam bentuk mentah drngan harga rendah,” terang Gerry.

Para Milenial mengikuti diskusi begitu aktif dengan semangat mudanya, mereka seakan punya bekal baru, harapan baru untuk lebih maju.

Yel yel kemenangan CE-Ratu selalu menggema di warung padang Samba Lado itu, mengandung arti para Milenial Cerah Singkut ini mendukung pasangan Calon Gubernur Cek Endra dan Ratu Munawaroh, nomor urut 1 memenangkan Pilgub Jambi 9 Desember 2020.

Diskusi santai ini berjalan lancar sampai hampir tengah malam, Gerry dan rombongan tim Korkab CE-Ratu pamit dan menyempatkan berswafoto bareng Milenial. (*)