Dikabarkan, 3 Mantan Pimpinan DPRD Sarolangun Dipanggil Penyidik Polda Jambi, Ada Apa ?

JAMBI9.COM– Masyarakat Sarolangun dikejutkan sebuah kabar tiga orang mantan pimpinan DPRD Sarolangun periode 2014-2019 dipanggil oleh penyidik Polda Jambi, beberapa waktu lalu.

Pemanggilan terhadap tiga unsur pimpanan wakil rakyat itu terkait persoalan anggaran pengadaan tiang dan jaringan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) tahun 2015 yang lalu di Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi.

Dari penelusuran media ini, tiga mantan pimpinan dewan itu berinisial MS, HH dan AM. Saat itu sasarannya untuk mengalirkan aliran listrik PLN ke Tujuh Desa yang ada dalam Kecamatan Batàng Asai, yaitu Desa Kasiro, Kasiro Ilir, Bukit Sulah, Datuk Nan Duo, Padang Jering, Lubuk Bangkar dan Muaro Pemuat.

Nara sumber yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa proyek ini menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sarolangun tahun 2015.

“Anggarannya berasal dari APBD Murni Kabupaten Sarolangun tahun 2015 senilai Rp. 9,7 Miliar kontraknya untuk pemenang tender, kalau dananya totalnya dianggarkan sebesar lebih kurang Rp.12 Miliar. “ujar sumber.

Terkait persoalan ini, jambi9.com  telah mencoba mengkonfirmasi melalui WhatsApp kepada mantan unsur pimpinan tersebut, namun hingga berita ini diterbitkan tak satupun dari tiga mantan unsur pmpinan itu yang menjawab, padahal pesan yang dilayangkan terlihat tanda telah dibuka. (Ajk)