Dialog Santai, Tim CE-Ratu Bangkitkan Jiwa Entrepreneur Milenial Bathin VIII

Gerry Tri Satwika, putra kandung Cek Endra bersama rombongan tim CE-Ratu Sarolangun disambut hangat para milenial Bathin VIII, Senin malam 16 November 2020, para milenial berkumpul di rumah Samsuri, tokoh masyarakat Desa Tanjung Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun. Dalam dialog santai, Gerry dan rombongan bangkitkan jiwa entrepreneur para milenial.

****

Mengawali dialog, Astreanto, Sang MC memulai keakraban, bicara visi ke depan, bagaimana seharusnya para anak muda berperan dan memanfaatkan peluang, menjadi generasi yang maju kedepan, berperan dalam pembangunan.

Milenial harus berani mengambil keputusan, menetapkan pilihan pada sosok pemimpin yang tepat, pemimpin yang pro milenial dan berjiwa entrepeneur, sebagaimana sosok Cek Endra, putra terbaik Sarolangun.

Ahyar, Ketua tim CE-Ratu Sarolangun, mengurai bagaimana peluang dan peran pemuda sebagai penerus bangsa untuk lebih maju. Berani bersikap dan membuat keputusan dalam memilih pemimpin. Mantan komisioner KPU Sarolangun dua periode ini membeber program unggulan Cek Endra selama memimpin Sarolangun, dan bagaimana visi misi Cagub nomor urut 1 itu untuk para milenial.

Milenial yang hadir menyimak dengan takzim, seperti mengagumi sosok Cek Endra dan programnya yang pro rakyat.

Sepakat memenangkan CE-Ratu ?

Sepakat… ! jawab para milenial.

“Ayo ajak sanak saudara datang ke TPS 9 Desember 2020, pilih Cek Endra dan Ratu Munawaroh, nomor urut 1,” imbau Ahyar.

Tiba pada giliran Gerry Tri Satwika. Putra kandung Cek Endra yang akrab disapa Gerry, ini rela menunggalkan kesibukannya di Ibu kota sebagai entrepeneur muda karena terpanggil membantu orang tua menunaikan niat Sang Ayahanda menjadi geburnur Jambi.

Gerry mengajak para milenial melek pokitik, menurutnya pembangunan adalah buah dari kebijakan politik.

“Kita harus melek politik, pembangunan dewasa ini adalah buah dari kebijakan politik,” kata Gerry.

Mengapa harus melek politik ?

Gerry membeberkan alasan, sebagai anak muda yang tentunya mempunyai ilmu dan wawasan, milenial harus berperan, setidaknya dengan mengajak teman, saudara dan keluarga untuk memilih pemimpin yang tepat, yang dapat membawa masyarakat agar lebih maju.

Gerry menyebut sosok Cek Endra, sebua piluhan yang tepat.

Dengan memilih Cek Endra,para milenial berarti menolong madyarakat yang butuh bantuan pemerintah provinsi dalam meningkatkan ekonomi, karena Cek Endta paling mengerti kebutuhan masyarakat Sarolangun. Cek Endra peduli dengan ekonomi masyarakat, agamis dan merakyat.

“Sebagai anak muda kita bisa menilai, secara logis maupun secara kritis, Saya harap kita bisa memutuskan untuk memilih Cek Endra Gubernur Jambi, Sepakat ?” pinta Gerry.

“Sepakat !” ujar para milenial.

Para milenial terlibat dalam tanya jawab dialogis, diantaranya Alpiton, meminta ulasan mengenai program unggulan Cek Endra yang pro milenial dan rakyat kecil, begitu pun Fadilah, meminta kepedulian Cek Endra pada mahasiswa yang kuliah di luar daerah.

Tanya jawab dialogis mengalir lancar dengan peran Gerry, Ahyar, Bang Saman, Astreanto dan Almudsir, menjawab satu persatu, mereka bergantian memaparkan program unggulan Cek Endra, ada P2DK, program bidang keagamaan dan kepedulian Cek Endra pada pondok pesantren, Ormas dan OKP dan program bea siswa. (*)