Di Kerinci, Ramli Thaha Dampingi CE-Ratu Subuh Keliling

JAMBI9.COM – Dalam safari politiknya, Cek Endra dan Ratu Munawaroh dari Merangin bergerak ke Kerinci. Tiba Jumat malam (11/9/2020) dan esok subuhnya melaksanakan subuh keliling (Subling) sebagaimana dilakukannya di Sarolangun.

Jarum jam baru menunjuk pukul 4 dinihari, Cek Endra sudah beranjak dari kamar hotelnya. Ia dan rombongan bergerak menuju Masjid Ridwaniah, Desa penawar, Kecamatan Sitinjau Laut.

Presiden HKKI, Ramli Taha tampak mengiringi Cek Endra. Ratu Munawaroh dan rombongan, seperti Chairul Naim, Jefri Hendrik, Desi Ariyanto cs ikut di rombongan belakang, dikutip dari jambilink.com.

Tiba di masjid, CE-Ratu dan rombongan disambut jamaah masjid. Hangat.

CE langsung mengambil posisi shaff terdepan. Ia bersegera sholat sunat dua rakaat, sebelum duduk bersimpuh bersama jamaah.

Muhktar, salah seorang jamaah yang juga tokoh masyarakat setempat mengaku bangga dengan sosok Cek Endra. Yang dinilainya taat dan disiplin menjaga sholat subuh berjamaah, utamanya di masjid. Ini jarang ditemui.

“Satu-satunya calon Gubernur yang peduli dengan gerakan memakmurkan mesjid dengan program Subuh keliling,” kata H. Mukhtar, bicara lugas, padat, menyanjung Cek Endra.

“Do’a kami bersama H Cek Endra dan ibu Ratu Munawarah untuk memenangkan Pilgub Jambi 2020,”katanya.

Ingatan Mukhtar membuhul ke beberapa tahun silam. Semasa Jambi dipimpin mendiang Zulkifli Nurdin, suami Ratu.

“Ibu Ratu Munawarah, sudah sering hadir ke kampung kita, dekat dengan kita, orang masih yang ingat jasa gubernur Jambi alm H Zulkifli Nurdin pasti akan memilih ibu dan pak cek Endra, kami semua mendo’kan” tegas Mukhtar.

Usai subuhan, jamaah meminta Cek Endra menyampaikan sepatah dua patah kata. Mengenakan jubah putih bersih, CE bangkit dari tempat duduknya, langsung meraih michropone dan pidato tanpa teks.

Mengawali sambutannya, Bupati Sarolangun itu menyinggung ihwal pagebluk yang datang menggerayangi bumi. Ia ikut prihatin, karena Corona tidak hanya merusak kesehatan. Tapi, juga mencabik-cabik ekonomi rakyat.

” Akan selalu ada hikmah di balik ini. Allah mau mengembalikan kita kembali ke mesjid,”kata Cek Endra.

Cek Endra adalah pelopor subuh keliling di Jambi. Ia mahfum, ketika masjid ramai disitulah Rahmat dan pertolongan Allah datang. Kedatangannya sangat bergegas.

Cek Endra lantas menukil tabiat unik sang Erdogan di Turki. Yang membangun negaranya, dengan menggalakkan sholat jamaah di masjid.

“Kalau pemimpin yang sudah mengajak rakyatnya, rakyat mudah untuk ikut, terbukti kemudian Turki sukses membangun negaranya dimulai dari memakmurkan masjid,”ujar Cek Endra.

Semua jamaah tertegun. Mereka menyimak pidato Cek Endra, takzim.

“Jika masyarakat Jambi memakmurkan mesjid, insya Allah Provinsi Jambi akan makmur,”imbuhnya.

Cek Endra lantas berseloroh.

” Jangan tunggu pensiun baru ke mesjid, dak Ado jaminan meninggal setelah pensiun, baru dilantik jugo sudah Ado yang meninggal, kini lah mulai kembali ke mesjid,”ajaknya.

Menurut CE, sholat jama’ah adalah Diklat terbaik. Ia mengajarkan umat hidup produktif. Disiplin.

Begitupula dengan kerinci. Daerah berjuluk sekepal tanah surga itu. Daerah yang banyak melahirkan ulama. Cek Endra mengaku bahagia.

“Dulu orang ke kerinci Ado duo tujuan, mengaji dan beli kerbau, kini lah jarang dengar orang datang ke kerinci untuk mengaji. Beli kerbau pun sudah Ado mobil yang bawa. Kini harus Kito kembalikan masyarakat ke mesjid untuk menjaga semangat membela agama, salah satunya dengan sholat berjamaah,”katanya.

Ratu : Saya Kangen Kerinci

Jamaah sampai memohon-mohon supaya Ratu Munawaroh ikut berpidato, menyapa mereka. Ia langsung berdiri menghadap jamaah.

“Lima tahun saya tidak ke kerinci, kerinci yang indah penuh dengan keunikannya, ada aksara tua di sini yang menunjukkan ketinggian peradaban kerinci,” Ratu menunjukkan rasa takjubnya dengan Kerinci.

Ia mengenang Semasa almarhum Zulkifli Guhernur. Kala itu tahun 2006.

“Kita pernah mengikutkan aksara kerinci ini dalam lomba aksara tua dingkat nasional dan itu berhasil keluar sebagai pemenang pertama Nasional, tahun 2012 kita ikutkan lagi dalam lomba internasional dan berhasil tulisan incong kerinci mendapat UNESCO Awad, itu kebanggan kita. Saya tidak pernah gembar-gemborkan keberhasilan ini, karena buat saya yang penting keunikan daerah ini kembali di kenal dunia dan kita lestarikan,”beber Ratu.

Ia berharap, Kerinci kedepannya bisa lebih maju lagi. Lebih baik lagi.

Subuh keliling Cek Endra itu diakhiri foto bersama. Jamaah tampak berebut foto bersama kandidat berjargon CERAH itu.

Seusai subuhan, CE-Ratu diajak Ramli Taha berjalan ke rumah-rumah warga. Ia melewati sebuah lorong, yang disambut bejibun orang. Cek Endra dikalungi bunga. Warga menyambut histeris kedatangan Cek Endra. (*)