Cepat Tanggap, Kepala Disnakkan Selamatkan 12 Ekor Kerbau Keracunan Putas

JAMBI9.COM – Mendapat laporan dari masyarakat Desa Panca Karya Kecamatan Limun, bahwa ada belasan kerbau diduga keracunan cairan putas, Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Sarolangun cepat tanggap dan turun langsung ke lokasi, alhasil, 12 ekor kerbau warga dapat diselamatkan.

“Mendapat laporan dari masyarakat pada senja Rabu (9/9/2020) menjelang waktu ‘Isya, Kami langsung turun ke lokasi dan melakukan tindakan pemberian vitamin dan anti histamin serta garam mineral kepada kerbau yang keracunan, jadi 12 ekor kerbau dapat diselamatkan, dan 1 ekor sudah mati sebelum kami sampai di lokasi,” kata Masturo Hardi, Kepala Disnakkan Kabupaten Sarolangun, Jum’at (11/9/2020).

“Yang satunya sudah mati sebelum kami sampai ke lokasi,” imbuh Kadis.

Pemilik ternak kerbau, Solahudin, warga Desa Panca Karya, menyebut 13 ekor kerbau miliknya diduga keracunan cairan putas (racun ikan. red) yang ditabur di lobang bekas galian penambangan emas (lobang Peti).

“Lobang tersebut adalah bekas galian dompeng (Peti), tidak jauh dari aliran sungai yang diketahui banyak ikan di dalamnya, menurut cerita warga baru saja diputas (diracun) oleh oknum masyarakat setempat, diduga kerbau kami terminum air putas tersebut,” terang Solahudin.

Senada dengan Kadis Masturo Hardi, Solahudin menyebut dari 13 ekor kerbau miliknya yang keracunan dapat diselamatkan 12 ekor adalah atas aksi cepat tanggap Kadis Nakkan dan dokter hewan, drh. Riki yang langsung turun ke lokasi.

“Kami sangat berterimakasih, kami akui Pak Kadis dan dr. Riki cepat tanggap, atas bantuannya
Alhamdulillah 12 ekor kerbau kami sudah sehat,” ucap Solahudin.

Dengan kejadian ini, Kadis Masturo Hardi mengimbau masyarakat agar mewaspadai ternaknya supaya tidak keracunan zat kimia (putas) yang biasa digunakan warga untuk meracuni ikan, begitu pun kepada warga pengguna putas, agar memikirkan resiko bagi ternak warga, karena akibat tindakan penggunaan putas tersebut, pemilik ternak dapat mengalami kerugian materi yang begitu besar. (gus)