Cek Endra Semakin Kuat, Mantan Kades se Kecamatan Siau Dukung CE-Ratu

Cek Endra terus mendapat dukungan dari masyarakat di Provinsi Jambi, tak terkecuali dari kaum kerabat Sang rival, teranyar sokongan itu datang dari barisan mantan Kades se Kecamatan Siau Kabupaten Merangin, mereka berikrar setia memenangkan CE-Ratu, Cek Endra tentu semakin kuat dalam memenangkan kontestasi Pilgub Jambi.

****

Melanjutkan safari politiknya di Kabupaten Merangin, Senin 16 November november 2020.
Dari Sekancing, Cek Endra bergeser ke Siau, bersilaturahmi bersama warga Siau di kediaman Suwardi, mantan Kades Siau yang kini menjabat anggota DPRD Merangin dari fraksi Golkar.

“Yang datang ini pak ada mantan kades dari 17 desa se kecamatan Siau. Mereka bersatu dan siap memenangkan CE-Ratu,” kata Suwardi, dilansir dari laman berita jambilink.com media partner jambi9.com.

“Siap berjuang memenangkan Cek Endra…!” pekik Suwardi, lantang.

Massa kompak menjawab.

“Siappp!!!”

Suwardi menggaransi, akan menyumbang suara besar bagi CE-Ratu di wilayah Luhak 16 ini.

Sejumlah mantan Kades yang hadir antaralain, Fajri mantan kades Badak Tekurung. Lalu Zulkarnain, mantan kades Peradung. Berikutnya Gami mantan kades Pulau Taman.

Dan banyak lagi mantan kades dari 17 desa itu. Mereka hadir untuk menyatakan dukungan kepada pasangan nomor urut 1 itu, CE-Ratu.

Cek Endra dalam sambutan singkatnya menyatakan sengaja datang memenuhi undangan warga Luhak 16. Ia mohon maaf baru bisa hadir.

“Karena padatnya agenda dan keterbatasan waktu. Alhamdulillah hari ini kami bisa bersilaturahmi bersama warga Luhak 16. Saya bahagia bisa bertatap muka,,” ujarnya.

Di sisa waktu yang singkat ini, Cek Endra mengajak keluarga besar Luhak 16 untuk bahu-membahu memenangkan CE-Ratu.

“Ayo semangat. Mudah-mudahan CE-Ratu unggul di Luhak 16 ini,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Cek Endra bicara soal cita-cita membangun Jambi. Termasuk bagaimana mengerek ekonomi warga, utamanya warga Luhak 16 yang mayoritas petani.

“Kedepan kami ingin Jambi lebih maju. Kami akan siapkan industri hilir, sehingga potensi Sumber Daya Alam di Jambi tak lagi dijual dalam bentuk produk mentah, tapi barang jadi. Sehingga nilai jualnya bertambah. Dengan begitu ekonomi petani kian meningkat,” ungkapnya. (*)