Cek Endra Kembali Gempur Basis Fachrori, Warga Lubuk Niur Pasang Target Suara CE-Ratu 85 Persen

JAMBI9.COM – Cek Endra menarget Kabupaten Bungo sebagai lumbung suara. Sang istri, Rosita Endra ikut turun gunung melucuti basis petahana, Fachrori Umar itu, Jumat 6 November 2020, ia turun bergerilya ke sana.

Cek Endra bergerak ke arah barat, sementara Rosita Endra melipir di wilayah kota.

Dibalut setelan gelap dan kerudung bercorak cerah, first lady Sarolangun itu bertemu tim Gerakan Muda Cerah alias Gema Cerah.

Persamuhan berlangsung di sebuah warung kopi, tak jauh dari pusat kota. Rosita tampak didampingi Eni, Bendahara Golkar Bungo.

Hasan Ibrahim, mantan anggota DPRD Provinsi Jambi itu juga tampak hadir menyambut Rosita Endra.

Mereka menikmati sarapan pagi sembari berdiskusi santai ihwal pemenangan.

“Alhamdulillah…saya bersyukur dan bahagia pagi ini bisa bersua sahabat-sahabat Gema Cerah di Bungo. Mereka sangat antusias memenangkan pak Cek Endra. Ini sungguh luar biasa,” kata Rosita Endra, dilansir dari laman berita jambilink.com.

Rosita tampak takzim mendengar saran, masukan dan paparan dari Gema Cerah. Utamanya petuah Hasan Ibrahim, yang banyak memberi masukan strategi.

Seuai sarapan pagi bersama tim gema Cerah, Rosita Endra sempat mampir ke pasar Seroja.

Silaturahmi itu diakhiri beberapa jenak menjelang azan Jumat berkumandang.

Sementara Cek Endra, memulai gerilya politiknya dari dusun Lubuk Niur, menjelang adzan waktu shalat jumat berkumandang, Cek Endra menuju masjid, Sholat Jumat di Masjid Baitussalam Lubuk Niur

Masjid itu bernama Baitussalam. Bangunannya besar, namun masih dalam tahap renovasi. Kubahnya belum terpasang, dindingnya belum bercat. Sampah kayu dan bekas semen berserakan di lantai.

Masjid ini berada di tengah pemukiman Dusun Lubuk Landai. Cek Endra Jumatan bersama warga, penuh khusyuk.

Selepas sholat, Cek Endra ikut larut berzikir yang dipimpin ustad Muslih, imam masjid. Warga yang bejibun di masjid sempat menanti Cek Endra beranjak dari sana.

Cek Endra sempat ngobrol santai bersama warga, bercerita tentang kemuliaan sholat berjamaah.

“Semoga negeri ini makmur. Kuncinya kita ramaikan sholat berjamaah di masjid,” kata Cek Endra.

Menurut Cek Endra, sudah janji Allah bahwa ketika masjidnya makmur, maka keberkahan akan turun. Makanya, semasa menjadi Bupati, ia kerap memaksa anak buahnya untuk memakmurkan Masjid.

Bahkan, kata Cek Endra, Ia menjadikan sholat berjamaah di masjid menjadi indikator kinerja pejabatnya.

“Karena saya percaya, ketika pejabat itu baik agamanya, insyallah kinerjanya ikut baik,” katanya.

Cek Endra sangat mendukung warga yang berbondong-bondong meramaikan masjid.

“Jangan hanya masjidnya bagus, tapi jamaahnya sepi. Ayo kita ramaikan rumah Allah ini,”ujarnya.

Usai shalat jumat, Cek Endra menyapa Warga Lubuk Niur, disini Cek Endra berkabar tentang rating CE-Ratu, “Survey Kita Leading,” ungkapnya seusai makan siang bersama warga di kediaman Haji Agusti Ajiz, Dusun Lubuk Niur.

“Dari beberapa lembaga survey, angka elektabilitas kita masih teratas. Kita leading dengan selisih sangat jauh,” ucap Cek Endra, berapi-api.

Dengan waktu yang tinggal menghitung hari, Cek Endra menyebut hampir musykil rival politiknya mengejar.

Ia haqqulyakin, CE-Ratu akan memenangi kontestasi.

“Mohon doa dan ikhtiarnya. Mari kita buktikan hasil survey itu. Berjuanglah tulus ikhlas,” kata Cek Endra.

Para tokoh masyarakat lubuk niur itu mengikrarkan diri dan bersumpah setia memenangkan Cek Endra dan Ratu Munawaroh.

Sikap itu disampaikan secara terbuka ketika menyambut kedatangan Cek Endra, Jumat siang itu.

Diawali dengan makan siang bersama. Lalu dilanjutkan dengan acara diskusi. Ketika itulah warga mengatakan ikrar setia.

“Kami warga Lubuk Niur sepakat memenangkan Cek Endra sebagai gubernur. Paling kurang 85 persen suara,” kata Muslimin, salah satu tokoh masyarakat setempat.

Di hadapan Cek Endra, mereka membacakan sikap itu, secara lantang dan kompak. Mereka berjanji akan mengerahkan segala tenaga, jiwa raga untuk memenangkan Cek Endra dan Ratu Munawaroh. (*)