Cek Endra Berkomitmen Buka Akses Jalan Baru Sarolangun-Batanghari – Sungai Bahar

Foto : Iring-iringan kendaraan Cek Endra terjerambab ke dalam jalan tanah di Desa Bungku, Batanghari

Cek Endra berkomitmen membuka akses jalan yang menghubungkan Sarolangun – Batanghari dan Sungai Bahar, Muaro Jambi, memperpendek jarak tempuh dan membuka akses ekonomi warga tiga daerah, ini menjadi prioritas, bila Cagub Jambi nomor urut 1 itu terpilih menjadi Gubernur Jambi pada kontestasi pilgub Jambi 9 Desember 2020.

***

Kondisi saat ini, jalur itu sudah terbuka. Tapi, medan jalannya sangat buruk. Hanya kendaraan double gardan yang bisa mellintasi, akses ini bukan jalan umum. Itu merupakan jalan perusahaan kayu, milik PT. Asiatic Persada.

Tak hanya harus dengan kendaraan double gardan, tapi juga butuh nyali dan kemahiran mengemudi untuk bisa menaklukkan jalan tersebut dan Cek Endra sempat menjajal “trek” ini.

Selepas bersilturahmi ke Mandiangin Dalam, Cek Endra bergeser ke Desa Bungku, Batanghari, dengan sengaja melintasi jalur ini. Warga sempat berbisik, bahwa guyuran hujan sepekan ini membuat beberapa titik jalan tak bisa dilalui.

Cek Endra disarankan tidak melintasi jalur itu.

“Saya harus kroscek langsung ke lapangan. Untuk memastikan seperti apa kondisinya. Karena saya komitmen dengan warga untuk membuka akses ini. Supaya kehidupan warga kian menggeliat,” kata Cek Endra, Kamis 26 November 2020, dilansir dari jambilink.com.

Menjelang waktu asar, Cek Endra bergerak dari Desa Meranti. Kendaraannya melaju terus ke arah timur hingga masuk melintasi jalan PT Asiatic Persada. Dari sini, rombongan mulai disergap jalanan tanah berlumpur dan berlubang.

Kendaraan terlihat meraung-raung menerobos jalan tanah itu. Menjelang sampai ke Desa Bungku, Batanghari, kendaraan yang ditumpangi Cek Endra terjerembab ke dalam tanah.

Gardan dua sudah dinyalakan Fery, sang driver. Ia pun terlihat hati-hati menerobos jalan berlumpur kuning itu. Tapi, roda-roda kendaraan itu tak bergerak sama sekali. Hanya berputar pada sumbunya. Kendaraan Cek Endra terjerembab ke dasar tanah dengan kedalaman hampir satu meter.

Sejumlah tim yang turut mengiringi Cek Endra bergegas turun. Menggunakan seutas tali “win”, kendaraan Cek Endra ditarik dengan bantuan kendaraan lain.

Syukurlah….

Kendaraan Cek Endra berhasil diangkat dari lubang tanah yang menyergapnya. Iring-iringan terus melaju hingga sampai ke Desa Bungku.

Di sana, Cek Endra bertemu warga yang sedari tadi menantinya.

“Insyallah…kami berikhtiar membuka akses jalan ini untuk warga,” kata Cek Endra kepada warga.

Dari Desa Bungku, Cek Endra kembali pulang menuju Kota Jambi melewati Sungai Bahar. Beberapa kali kendaraan Cek Endra menerobos lubang-lubang yang menganga dan sangat dalam itu.

Cek Endra mengatakan, jika akses ini dibuka, pastilah akses ekonomi warga tiga daerah akan terbuka lebar. Sebab, akses jalan ini menghubungkan Mandiangin Timur, Bungku (Batanghari) dan Sungai Bahar (Muaro Jambi).

“Jarak tempuhnya hanya 20 kilometer. Jika ini dibuka, maka warga Mandiangin dalam yang ingin ke Batanghari atau Sungai Bahar, hanya butuh waktu sekitar 20-30 menit. Jalur ini memotong jarak tempuh banyak, yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam ketika melintasi jalanan utama,” kata Cek Endra.

Ia berharap ide dan komitmen ini terealisasi.

“Insyallah ini akan jadi prioritas kita,”pungkasnya. (*)