Bupati Cek Endra Lakukan Istighozah Zikir dan Do’a Bersama Hilangkan Pandemi Covid-19

Istighozah CE
Foto : Bupati H. Cek Endra dalam acara Istighozah

JAMBI9.COM – Dalam rangka terhindar dari pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun menggelar Istighozah Zikir dan Do’a Bersama, bermunajat dalam ikhtiar duniawi dan ukhrowi di lapangan Gunung Kembang Sarolangun, Senin (27/7/2020).

Acara ini terselenggara bekerja sama dengan MUI Sarolangun, Kemenang dan Nahdhatul Ulama Kabupaten Sarolangun, dihadiri Bupati Sarolangun H. Cek Endra, Ketua DPRD Sarolangun  Tontawi Jauhari, semua unsur OPD dan Forkompimda, para pengasuh pondok pesantren dan masyarakat Sarolangun.

Acara diawali pembacaan Umul Quran oleh Ustadz Imam Hambali dan sambutan Bupati Sarolangun H. Cek Endra.

Dalam sambutannya, Bupati H. Cek Endra menyampaikan, dalam
lima bulan lebih masa pandemi corona, Pemerintah sudah melakukan ikhtiar duniawi dengan kebijakan lockdown dan New normal mengikuti protokol kesehatan.

“Hari ini kita iringi dengan do’a sebagai ikhtiar ukhrowi, semoga Allah swt menghilangkan pandemi Corona di Indonesia khususnus di Sarolangun ” kata Bupati.

Bupati H. Cek Endra meminta masyarakat Sarolangun berdo’a agar tetap dalam zona hijau dan tidak ada yang terjangkit virus corona (Covid -19).

“Dalam kondisi zona hijau, masyarakat Sarolangun diminta berdoa agar kita tetap dalam zona hijau dan tidak ada yang terjangkit virus corona,” tutup Bupati mengakhiri sambutannya.

Sebelum pembacaan surat Yaasiin Fadhilah dan do”a-do’a suci, dilangsungkan Tausiyah agama yang disampaikan KH. Rois Amin.

“Tidak sehelai pun daun kering yang gugur kecuali dengan izin Allah Subhanahu Wata’ala, begitu pun virus Corona tentu dengan izin Allah swt,” kata Ustadz Rois Amin.

Lanjut Ustadz, Ikhtiar duniawi sudah kita lakukan, selanjutnya harus diiringi dengan ikhtiar ukhrowi.

“Sekarang kita ketuk pintu langit, memohon hilangkan Corona sebagai ikhtiar kita,” ucapnya.

Dalam tausiyahnya, Ustazd Rois Amin menebutkan bahwa dunia adalah tempat ujian, dan ujian Allah bermacam-macam.

“Allah uji kita dengan perintah, dengan larangan, dengan gangguan orang lain, dan dengan musibah (bala, fitnah dan adzab,” urainya.

“Mudah mudahan Corona adalah teguran bagi kita untuk mengangkat derajat kita,” pungkas Ustadz Rois Amin.

Acara berlangsung dengan pembacaan Yaasiin Fadhilah, do”a-do’a suci dan Shalawat yang dipimpin H. Muhammad dan Ustadz DR. Imam Hambali, yang diikuti dengan hikmad semua yang hadir dimulai pukul 08.00 dan selesai pukul 09.30 WIB. (gus)