14.000 Lebih Keluarga Miskin Akan Diberikan Bantuan Beras

SAROLANGUN-Wabah virus corona telah berdampak terhadap perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat yang kurang mampu, karena selama masa tanggap darurat virus corona tersebut membuat masyarakat mengalami penurunan pendapatan sehari-hari yang bekerja sebagai pekerja harian.

Untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu atau miskin, selama masa tanggap darurat covid-19 ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan memberikan bantuan sembako berupa satu karung beras berukuran 20 kg dengan seharga Rp 220 ribu.

Bupati Sarolangun H Cek Endra mengatakan bahwa pemberian bantuan sembako bagi kalangan miskin tersebut merupakan kebijakan yang diambil pemerintah daerah untuk membantu masyarakat.

Katanya, bantuan sembako tersebut akan diberikan kepada kepala keluarga dengan jumlah 14.000 lebih yang terdata untuk sementara ini.

“Sesuai dengan salah satu poin penting teleconfrence dengan Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama seluruh kepala daerah di Provinsi Jambi, agar tetap siaga dengan kondisi wabah covid-19. Kemudian anjuran dampak ekonomi adanya covid-19 khususnya bagi masyarakat miskin, tentu dibeberapa daerah sudah mengambil kebijakan, di sarolangun kita sudah mengambil kebijakan daerah nanti akan ada memberikan bantuan sembako, “katanya, Jumat (3/04) lalu .

Pemberian bantuan beras tersebut, kata Bupati akan diberikan selama tiga bulan berturut-turut (masa darurat) yakni April, Mei dan Juni . Karena menurutnya, saat ini memang masyarakat sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan karena dampak ekonomi yang diakibatkan covid-19 ini.

“Insa allah kita berikan tiga bulan mulai bulan April, Mei dan Juni. Berupa beras 20 kg jadi kita kalau memberi jangan tanggung, bagi warga miskin termasuk bagi para pedagang-pedagang kita yang tidak berjualan, jadi sebelum puasa, hingga nanti sebelum lebaran kita berikan,”katanya.